Wisata Torosiaje kota Manado

Wisata Torosiaje kota Manado – Jika Anda pernah mendengar istilah negeri di atas awan. Di mana istilah tersebut, keluar, karena ada sebuah desa yang letaknya berada di dataran tinggi. Maka kini Anda akan mendengar istilah negeri di atas laut. Maknanya tidak jauh berbeda, hanya kali ini Anda akan menemukan sebuah desa yang berada tepat di atas laut.

Kampung Torosiaje

Tidak seperti kampung pada umumnya. Seperti yang telah dijelaskan di atas, kampung yang satu ini dibangun di atas laut, tepatnya di teluk Tomimi. Awalnya kampung ini hanya dihuni oleh suku Bajo saja, namun tidak untuk kali ini, ada beberapa suku lain dari Indonesia yang juga tinggal di kawasan yang satu ini, seperti suku, Bugis, Minahasa, Cina, Jawa, dan yang lainnya.

Toro sendiri dalam bahasa Bajo adalah Tanjung, sedangkan Siaje adalah julukan kepada seseorang, atau “Si Aje” / Si haji. Atau jika di terjemahkan adalah sebuah tanjung yang ditemukan oleh seorang pria yang bergelar haji, atau panggilan lokalnya siaje.

Baca Juga :

Torosiaje ini, adalah sebuah perkampungan yang letaknya 600 meter dari daratan, atau lebih tepatnya di kecamatan Popayato, kabupaten Pohuwato. Jika Anda berangkat dari provinsi Gorontalo, maka jarak tempuh ke lokasi ini sekitar 7 jam perjalanan ke arah barat daya. Setibanya Anda di dermaga, Anda akan ditawari untuk menaiki perahu menuju lokasi wisata Torosiaje kota Manado. Jarak dari dermaga ke lokasi wisata tersebut hanya sekitar 10 menit berperahu. Tiba di kampung Torosiaje, Anda akan disambut oleh tulisan Welcome to Torosiaje yang ada di pintu gerbang atau tepatnya di ujung perkampungan. Di perkampungan ini juga Anda akan menemukan aneka fasilitas umum, seperti sekolah TK, SD, balai desa, masjid, penginapan, puskesmas, dll.

Fasilitas wisata di Torosiaje

Untuk masalah fasilitas wisata yang ada di desa ini tergolong cukup lengkap. Di mana rumah-rumah yang dibangun adalah rumah panggung, yang keseluruhannya berbahan kayu. Masing-masing rumah akan terhubung dengan koridor utama, atau jalan utama yang lebarnya sekitar 2 meter, dengan panjang sekitar 2,2 km. Desain jalur rumah tersebut, berbentuk huruf U, Ini akan menjadi pengalaman menarik ketika Anda berjalan-jalan di sekitar perumahan warga. Masing-masing rumah tersebut, sudah dialiri oleh listrik, jadi tidak heran, jika di lokasi ini, Anda akan mendengarkan berbagai macam suara yang diperdengarkan oleh soundsystem yang menggema.

Sedangkan untuk panorama alam yang ada di desa ini tentunya tidak perlu diragukan lagi. Sama seperti daerah wisata lainnya yang berada di pinggir pantai, namun bedanya kali ini, Anda akan menginap di sebuah rumah, yang dibangun tepat di atas laut. Pemandangan lautan pun akan menjadi halamannya. Debur ombak yang mengalun tenang, akan menjadi pemandangan alam serta nyanyian alam yang sangat merdu. Tidak hanya itu, pemandangan matahari terbit dan tenggelam pun akan menjadi sajian yang tidak akan terlupakan. Jika dilihat dari kejauhan, kilau lampu dari perumahan warga ini seperti kunang-kunang yang berada di atas lautan tenang.

Selain perumahan, fasilitas wisata lainnya yang tentunya ada di wisata Torosiaje kota Manado ini adalah rumah makan. Biasanya makanan yang disajikan sudah tersedia lengkap di aneka penginapan yang ada. Sedangkan untuk menu yang disajikan adalah menu makanan ikan, mulai dari ikan bakar, dan yang lainnya, lengkap dengan sambal Dabu-dabu khas Gorontalo.

Ada yang unik, jika Anda menginap di kawasan wisata yang satu ini, di mana para wisatawan yang menginap akan diminta biaya air bersih, dengan tarif yang telah ditentukan sebelumnya. Apabila Anda membutuhkan perlengkapan lain, atau ingin berbelanja sesuatu, tidak perlu khawatir, seperti kampung pada umumnya, di lokasi ini juga terdapat warung atau toko. Yang menjajakan aneka kebutuhan baik kebutuhan wisatawan maupun kebutuhan warga itu sendiri.

Selain menikmati keindahan laut dari atas rumah, Anda juga dapat menyewa perahu, untuk berkeliling laut, atau menuju pulau-pulau di sekitar kampung. Anda yang menyukai kegiatan snorkeling atau diving juga dapat menggunakan kesempatan ini untuk mengunjungi objek wisata alam bawah laut yang ada di sekitar kampung tersebut. Jika pulang, ada baiknya jika membawa oleh-oleh khas kampung Torosaije yang berupa ikan asin.

 

Call Now
WhatsApp