Wisata Manado kota

Wisata Manado kota – Selain terkenal akan kawasan Bunakennya, kota Manado sendiri juga masih menyimpan aneka objek wisata lain yang dapat Anda kunjungi. Aneka objek wisata tersebut tidak kalah cantik dan menarik dari Bunaken. Berikut ini adalah beberapa objek wisata menarik yang dapat Anda kunjungi di Manado kota, seperti ;

  1. Jembatan Soekarno

Lokasi wisata Manado kota yang pertama adalah jembatan Soekarno. Walaupun sempat terbengkalai selama 12 tahun, akhirnya jembatan ini rampung pada tahun 2015 silam. Jembatan sepanjang 1,1 km tersebut kini jadi salah satu icon dari kota Manado.

Penampilan jembatan ini sangat artistik, dan jika dilihat dari arah atas, Anda dapat melihat pulau Manado secara lebih leluasa.

  1. Batu Dinding Kilo 3 Amuarang

Batu dinding Kilo 3 Amuarang ini sendiri berlokasi sekitar 61 km dari pusat kota Manado, atau menempuh jarak sekitar 2 jam perjalanan. Ada yang unik dari objek wisata Manado kota yang satu ini, dimana, batuan dengan tebing alami sekitar 90 meter ini memiliki lekuk tebing yang cukup unik. Permukaan tebing ini seperti jajaran balok yang menonjol ke permukaan  membuat penampilan tebing ini tampak semakin unik. Anda yang mencintai olahraga panjat dinding, dapat mencoba menaklukkan tebing yang satu ini.

Baca Juga :

  1. Taman Wisata Tandurusa

Taman wisata Tandurusa adalah objek wisata Manado kota lainnya yang dapat Anda kunjungi. Lokasinya sendiri sekitar 1,2 jam perjalanan dari pusat kota Manado. Di taman ini, Anda akan melihat aneka satwa unik khas Sulawesi Utara. Mulai dari babirusa, monyet hitam, dll. Salah satu yang menjadi icon di taman ini, sekaligus icon Sulawesi Utara adalah bintang Tarius. Bentuknya seperti monyet, tapi ukuran tubuhnya tidak lebih dari 15 cm. Anda akan menemukan binatang ini menggantung atau berdiam diri di atas dahan-dahan pohon nan teduh.

  1. Air Terjun Kima Atas

Ingin menikmati kesejukan alam kota Manado. Mungkin sebaiknya pergi ke air terjun Kima Atas yang jaraknya sekitar 15 km dari pusat kota Manado, atau sekitar 50 menit perjalanan dari kota Manado. Tiba di lokasi air terjun, Anda akan melihat aneka pepohonan yang rimbun dan teduh serta air terjun yang jernih dan tidak terlalu deras. Di lokasi ini, Anda dapat bermain air, berfoto ria, atau kegiatan lainnya. Di sekitar air terjun, Anda juga akan melihat aneka pedagang yang menjual aneka kuliner lokal yang unik dan khas.

  1. Bukit Kasih

Nama bukit ini memang cukup  unik, disebut demikian, mengingat di lokasi ini berdiri 5 buah rumah ibadah dari 5 agama yang ada di Indonesia. Selain rumah ibadah di tempat ini, Anda juga akan melihat sebuah monumen dengan tinggi sekitar 22 meter. Ini adalah Monument Tugu Toleransi, dengan bentuk segi lima, dimana di masing-masing sisinya terdapat simbol dan kutipan, dari kitab suci dari masing-masing agama. Ini adalah salah satu bentuk perwujudan, berbagai perbedaan yang dapat bersebelahan dengan damai. Dari atas bukit ini, Anda juga akan melihat pemandangan alam kota Manado yang sangat cantik. Sedikit catatan, ketika Anda mengunjungi kawasan ini, pastikan kondisi tubuh Anda sedang bugar.

  1. Rumah Alam Manado Adventure park

Lokasi dari Rumah Alam Manado Adventure Park ini sendiri tidak jauh dari pusat kota, tepatnya hanya sekitar 9 km. Disini Anda tidak hanya dapat menjelajahi alam, namun juga menikmati alam dari dekat, dan santai. Selain memiliki panorama alam yang indah, Anda juga dapat melakukan berbagai kegiatan di lokasi ini, seperti melakukan sesi foto di beberapa spot foto menarik dan instagramable, melakukan permainan ATV, trampolin, dll.

  1. Waruga Sawangan

Ingin menikmati wisata unik dan menarik, ada baiknya jika Anda mengunjungi desa Sawangan yang letaknya sekitar 45 menit dari kota Manado. Jika biasanya seseorang yang sudah meninggal akan dikuburkan atau dibakar, maka tidak dengan tradisi di suku Minahasa. Dimana tubuh seseorang yang sudah meninggal akan dimasukkan ke dalam peti batu yang disebut dengan Waruga. Peti batu ini terdiri atas 2 bagian, yaitu badan dan penutup dengan bentuk segitiga. Bagian dalam peti batu tersebut, kosong, fungsinya untuk meletakkan jenazah itu sendiri. Yang kemudian ditutup menggunakan penutup. Walaupun Waruga ini banyak di beberapa lokasi namun di desa Sawangan ini yang paling banyak.

 

Call Now
WhatsApp